PilihSave As jika ingin menyimpan dengan format lain misalnya menyimpan dengan format excel 97-2003 (format.xls) 3) Tentukan lokasi penyimpanan dengan klik pilihan pada kotak Save in. 4) Ketik nama dokumen pada kotak File name. 5) Klik tombol Save. Cara di atas adalah cara menyimpan dokumen baru atau dokumen lama dengan nama dan format baru.
Secaradefault, bentuk kotak edit (TEdit) adalah persegi panjang. Namun kita dapat merubah bentuknya dengan memanfaatkan fungsi SetWindowRgn, sehingga tampilannya bisa elips. Buat yang bosan dengan tampilan TEdit yang berbentuk kotak dan itu-itu saja, bisa mencoba tips ini. Langkah-langkah membuat kotak edit berbentuk elips :
Didalam contoh di atas, kita mengurung tag input type checkboxdengan tag label, serta dengan menambahkan atribut for pada tag label tersebut. Contoh Penggunaan Tag Label di Dalam Form HTML Sebagai akhir dari materi Fungsi Tag Label dan Cara Penggunaannya ini, kita akan menggabungkan semua cara yang sudah kita pelajari di atas. Berikut ini adalah contoh
Langkahpertama, settinglah Background color dalam warna hitam atau gunakan sortcut tombol (D) pada keyboard. Selanjutnya kita buat dokumen Photoshop baru. Pilihlah menu File dan pilih New. Atau, untuk cara cepat untuk membuat dokumen baru, menggunakan cara pintas keyboard Ctrl + N. Aturlah ukuran Canvas sesuai dengan yang dibutuhkan.
Vay Nhanh Fast Money. Kami merekomendasikan Program untuk koreksi kesalahan, mengoptimalkan dan mempercepat Windows. Dan sekarang sesuatu untuk Anda semua yang suka menggunakan pintasan keyboard lebih dari menggerakkan dan mengklik mouse. Dalam artikel singkat ini, kami akan menunjukkan kepada Anda cara membuat folder baru dengan mudah hanya dengan beberapa tombol pintas untuk membuat folder baru di Windows 10 Anda dapat membuat folder baru di Desktop dengan mengklik kanan di atasnya> New> Folder, tetapi bahkan ada cara yang lebih cepat untuk membuat folder baru di Windows. Cukup tekan Ctrl + Shift + N dan folder baru akan secara otomatis dibuat di Desktop Anda, siap untuk diganti namanya atau untuk menyimpan beberapa file penting ini tidak berfungsi hanya di Desktop, karena Anda juga dapat membuat folder baru di File Explorer. Metodenya sama, cukup buka File Explorer atau lokasi di mana Anda ingin membuat folder baru, tekan Ctrl, Shift dan N secara bersamaan dan folder baru akan dibuat dalam hitungan membuat folder baru di File Explorer Berikut tip bermanfaat lainnya jika Anda ingin membuat folder di File Explorer, dan kemudian Anda juga ingin membuatnya di desktop Anda, cukup tekan tombol Windows + D, dan semua folder atau program akan diminimalkan, sehingga Anda hanya dengan Desktop Buka. Maka lakukan saja seperti yang kami tunjukkan di artikel ini, dan Anda baik-baik sajaPintasan ini juga berfungsi di Windows 8 dan Windows 7, karena Microsoft memutuskan untuk tidak mengubahnya di Windows 10, tetapi tidak akan berfungsi di Windows XP. Jika Anda ingin membuat folder baru di Desktop di Windows XP, hanya menggunakan pintasan keyboard, Anda harus mencoba kombinasi tombol yang berbeda. Untuk membuat folder baru di Windows XP, Anda harus menahan tombol Alt + F terlebih dahulu, lalu lepaskan dan tekan tombol W dengan cepat, diikuti oleh saja, sekarang Anda tahu cara membuat folder baru di Windows, hanya menggunakan beberapa tombol keyboard pintasan keyboard sangat berguna karena Anda dapat menyelesaikan sesuatu dengan lebih cepat. Tentu saja, Anda perlu tahu kombinasi tombol apa yang digunakan untuk mendapatkan hasil yang Anda inginkan. Jika Anda tidak terlalu terbiasa dengan pintasan keyboard paling berguna yang didukung pada Windows 10, berikut adalah panduan yang dapat Anda gunakan untuk mempelajari lebih lanjut tentang pintasan Anda tidak lagi ingin menggunakan pintasan keyboard di komputer Anda. Nah, ada beberapa metode yang bisa Anda gunakan untuk menonaktifkan pintasan ini. Misalnya, Anda dapat mematikan hotkeys, menggunakan skrip khusus untuk Registry Anda atau Anda dapat menonaktifkan sepenuhnya semua pintasan keyboard pada mesin Anda menggunakan Windows Registry. Untuk petunjuk terperinci tentang langkah-langkah yang harus diikuti, Anda dapat menggunakan panduan keyboard Anda terkadang rusak dan Anda tidak dapat menggunakannya. Untungnya, kami telah mengatasi masalah ini dan kami menyusun beberapa daftar solusi untuk membantu AndaSolusi Pintasan tidak berfungsi di Windows 10, Papan ketik Bluetooth terhubung tetapi tidak berfungsi di Windows 10Cara memperbaiki lag keyboard Bluetooth di Windows 10Jika solusi di atas tidak berhasil, dan Anda masih tidak dapat menggunakan keyboard Anda, mungkin inilah saatnya untuk mendapatkan yang baru. Jika Anda tidak tahu apa keyboard terbaik untuk dibeli untuk komputer Windows 10 Anda, Anda dapat memeriksa daftar ini10 keyboard backlit terbaik untuk dibeli3 keyboard USB-C terbaik untuk komputer Windows Anda12 keyboard tahan tumpahan terbaik untuk dibeli pada tahun 2018Ini dia, kami harap panduan ini menawarkan semua informasi yang Anda Editor Posting ini awalnya diterbitkan pada Mei 2015 dan telah diperbarui untuk kesegaran, dan akurasi.
translation by you can also view the original English article Saat ini ada seribu cara untuk merancang dan membuat tombol dan pernahkah anda mencoba untuk melihat beberapa desain tombol di dribbble untuk mendapatkan inspirasi? Banyak contoh-contoh dari desain yang sama persis, tapi kadang-kadang ada beberapa hal yang sedikit berbeda dari fungsi dan tujuan pembuatan tombol tersebut. Bahkan sekarang kita dapat dengan mudah membuat desain tombol yang bagus, elegan, dan stylish dengan adanya CSS3 yang sebelumnya kita harus membuat desain tombol dari gambar agar dapat ditampilkan di web browser versi lama. Banyak orang yang membuat desain dan mereka sering membagi karya mereka secara gratis dalam bentuk UI elemen dalam bentuk gambar atau format *.PSD. Tapi mengapa anda tidak mencoba meluangkan waktu untuk mempertimbangkan apakah anda harus memakai tombol gratisan yang tidak sesuai? Tapi kalau memang bagus sih boleh-boleh saja. Mendesain ulang tombol orang lain memang baik-baik saja, tidak masalah kok, anda dapat menghemat waktu, tetapi tidak ada salahnya anda meluangkan waktu untuk memahami desain dan melihat komposisi tombol sedikit lebih detail. Bagaimana tombol itu dirancang? Apakah tombol tersebut memiliki keunikan? Apakah tombol saya cukup menonjol? Apakah saya perlu tombol primer, sekunder, atau tersier? Apakah tampilannya menarik? Mengapa tidak? Kita semua termasuk saya ingin memiliki desain tombol yang keren dan mencari tombol yang benar-benar berguna. Berikut ini ada sepuluh hal mengenai prinsip-prinsip desain secara umum dan sederhana yang dapat mengoptimalkan desain tombol dan UI User Interface pada umumnya. 1. Desain Tombol Harus Cocok dengan Style Brand Anda Untuk para profesional desainer pasti sudah mengerti dengan judul diatas. Di sini kita diarahkan bagaimana untuk bisa membuat desain yang cocok dengan warna, gaya grafis atau memiliki ciri khas suatu merek atau logo. Mungkin ada beberapa bentuk yang menonjol, tekstur atau gaya desain yang dapat menginspirasi anda. Nah, dengan pedoman tersebut anda akan bisa membuat tombol yang melekat dengan brand anda. Jika Anda bisa mengambil kesempatan untuk bereksperimen dengan memperluas ide anda melalui antarmuka User Interface dengan menggunakan bentuk yang tepat, efek yang tepat, pewarnaan yang tepat, dan lain-lain. 2. Pencocokan Gaya Kontekstual Selanjutnya, lebih menekankan pada originalitas dan penempatan tombol agar sesuai dengan fungsi dan tujuan utama tombol tersebut. Buatlah tombol yang lebih baik dari segi desain atau tampilan dari sudut pandang pengguna. Tugas anda, buatlah tombol agar menarik untuk di klik atau mendapat semacam tindakan dari pengguna. Itulah salah satu unsur keberhasilan anda mendesain sebuah tombol. 3. Pastikan Tombol Memiliki Kontras Warna yang Baik Agar Terlihat Lebih Menonjol Dengan begitu banyak desain tombol yang terinspirasi oleh gaya tombol Apple iOS, khususnya di banyak UI Element *.PSD gratisan di luar sana. Beberapa desain tombol yang buruk biasanya terlihat menyatu dengan warna latar belakang akibat kurangnya pengaturan kontras antara warna yang digunakan. Jadinya tombol tersebut malah tidak User Friendly. Coba gunakan warna yang tepat, ukuran yang tepat, spasi atau jarak yang tepat, dan tipografi yang tepat untuk memastikan tombol Anda memiliki visual yang baik, agar tombol terlihat lebih menonjol dan jelas. 4. Pertimbangkan Penggunaan Style Rounded atau Shapely Buttons Kembali lagi ke poin nomer 1. Kok bolak-balik sih? Sabar dulu brow, untuk membuat style atau gaya yang digunakan dalam membuat tombol memang harus melihat style atau gaya dari brand anda sendiri. Anda harus dapat menentukan gaya yang cocok digunakan pada desain tombol yang akan anda buat. Baik itu bulat, kotak dengan gaya flat, atau tombol yang bergaya unyu-unyu. Hehehe. Silahkan anda sesuaikan sendiri. 5. Perhatikan Penekanan Elemen Sekunder User Interface Dari tampilan sebuah tombol harus memberikan gambaran secara umum kepada pengguna tentang fungsi tombol tersebut. Kemana user akan diarahkan jika menekan tombol tersebut? Apa yang dicari pengguna dengan tombol tersebut? dan Mengapa pengguna harus menekan tombol tersebut? Itulah yang menjadi permasalahan yang harus dipecahkan dalam membangun Elemen User Interface yang baik. Misalnya, penggunaan tombol option yang apabila di tekan akan memunculkan beberapa pilihan, atau tombol tab yang harus dipisahkan antara tab yang aktif dan tab yang lainnya. 6. Perhatikan Penggunaan Garis Pinggir Border Sebagian besar tombol yang kita lihat di luar sana memiliki beberapa bentuk border atau stroke. Lihat saja contoh gambar di bawah ini kanan. Pada latar belakang gelap ada baiknya untuk menambahkan border dengan warna yang lebih gelap dari pada warna background dari pada tanpa border yang membuat tombol terlihat sedikit berbaur dengan warna background. Saya menganggap hal ini menjadi prinsip desain umum ketika berhadapan dengan stroke / border dalam desain web. 7. Hati-hati Dengan Efek Shadow Untuk poin yang ke-7 ini hampir sama dengan poin nomer 6 di atas. Jika elemen lebih gelap dari latar belakang maka bayangan shadow yang harus digunakan adalah bayangan yang sangat halus. Mirip dengan penggunaan stroke dan border, saya sangat menganggap hal ini menjadi prinsip desain umum yang berlaku untuk semua elemen UI. 8. Penggunaan Icon pada Tombol Bisa Membuat Efek "WOW" Selain sebagai detail kecil lain yang selanjutnya dapat membedakan tombol Anda dari unsur-unsur yang sama, penggunaan elemen ikon sederhana seperti panah dapat memberikan beberapa rasa berupa tindakan kecil seperti apa yang terjadi ketika pengguna mengklik. Sebagai contoh, sebuah panah menunjuk tepat setelah teks pada tombol mungkin memberikan pengguna berupa ajakan untuk berpindah atau meninggalkan halaman ke halaman selanjutnya, sering kita lihat pada tombol "Read More". Kemudian, ikon panah menunjuk ke bawah mungkin menunjukkan bahwa beberapa konten akan semakin diungkapkan di bawah ini, atau mungkin beberapa jenis menu akan terbuka, mungkin seperti efek accordion menu 9. Pertimbangkan Styles Primer, Sekunder dan Tersier Ini biasanya digunakan untuk membedakan antara fungsi tombol yang satu dengan tombol yang lainnya. Untuk kepentingan antarmuka yang menggunakan banyak tombol. Misalnya, menggunakan tombol yang berukuran lebih besar atau berwarna lebih menonjol sebagai Primary Button, dan seterusnya. Lihat saja contoh gambar di bawah ini, mulai dari besar ke kecil, dan dari segi perbedaan warna antara tombol Primer, Sekunder, dan Tersier. 10. Efek pada Tombol Mempengaruhi Keberhasilan Tombol Untuk poin yang ke-10 ini adalah desain tombol yang bisa dibilang tingkat kesulitan membuatnya cukup tinggi, tapi hasilnya TOP BGT. Jelas sekali digambarkan, seakan-akan kita mengerti dengan kondisi dan fungsi tombol tersebut. Seolah-olah tombol tersebut dapat memberikan feedback setelah kita melakukan tindakan berupa klik pada tombol tersebut. Contoh saja twitter, ketika kita melihat tombol yang berisi tulisan Follow ketika kita klik tombol tersebut maka tulisannya bukan follow lagi, tapi tulisannya secara otomatis berubah menjadi Following atau Followed. Kesimpulan Sebagai desainer, Anda semua akan memiliki proses Anda sendiri. Apapun hal yang anda lakukan untuk belajar. Saya menulis artikel ini untuk memberi sedikit pengetahuan yang bermanfaat bagi anda dan membuat anda fokus dan menyipitkan mata dan berkata 'Ya itu memang benar!' Hahaha. Itu adalah bagian yang menyenangkan saat kita belajar. Desainer berbakat cenderung lebih kreatif dan mempunyai lebih banyak hal-hal yang mereka anggap penting diluar 10 hal yang saya sampaikan tadi. Tidak ada salahnya kembali untuk menggunakan pakem-pakem desain dan elemen UI User Interface yang sudah ada, Hal ini tentu dapat menghemat banyak waktu anda dalam bekerja. Saya tidak melarang jika anda tetap menggunakan desain tombol gratisan yang sudah anda download. Namun, pemahaman anda mengenai 10 prinsip dalam mendesain tombol yang sukses adalah bekal anda sebagai proses menjadi desainer yang lebih baik.
Permasalahan File di USB flash disk berubah menjadi pintasan, bagaimana cara mengatasinya? Solusi yang Bisa Dilakukan Penyelesaian Masalah Langkah demi Langkah Perbaikan 1. Konversi file dengan CMD Tekan Windows + R dan ketik cmd. Klik kanan Command Prompt dan pilih "Run as administrator"... Langkah selengkapnya Perbaikan 2. Tampilkan file tersembunyi Anda dapat memulihkan dan membuka file pintasan dengan menampilkan file yang tersembunyi. Buka Drive USB Anda. Buka Folder... Langkah selengkapnya Perbaikan 3. Pulihkan file tersembunyi Gunakan perangkat lunak pemulihan hard disk EaseUS untuk membantu Anda memulihkan file pintasan. Perangkat ini dapat memulihkan file... Langkah selengkapnya "Saya menggunakan USB flash disk sebagai perangkat cadangan untuk menyimpan file dan dokumen penting. Pagi ini ketika saya memasukkan flash disk ke laptop dan mencoba membuka file, saya sangat terkejut, karena semua file di dalamnya berubah menjadi pintasan dengan nama yang sama seperti yang saya simpan sebelumnya. Saya tidak dapat membuka file pintasan apa pun. Adakah yang tahu cara mengonversi file pintasan menjadi file asli? Saya perlu memulihkan file pintasan tersebut. " File yang berubah menjadi pintasan adalah masalah umum yang terjadi hampir pada sebagian besar dari kita. Masalah ini biasanya diakibatkan oleh virus, trojan, atau worm yang dapat menginfeksi USB flash disk, kartu micro SD, hard disk eksternal, dan masih banyak lagi. Yang sering dilakukan virus adalah menyembunyikan file dan folder Anda dan mengubahnya menjadi pintasan dalam ukuran kecil. Bahkan ada juga virus yang sering menghapus data. Jika Anda mengalami masalah yang sama dan ingin membuka serta memulihkan file pintasan, gunakan tiga metode di bawah ini untuk mengatasi masalah file shortcut dengan mudah. Cara Membuka dan Mengonversi File Pintasan menjadi Asli Berikut adalah tiga metode efektif yang dapat Anda terapkan untuk menyelesaikan masalah dan memulihkan file pintasan. Coba kesemua metode sampai Anda dapat membuka file pintasan. Metode 1. Ubah File Pintasan menjadi File Asli dengan CMD 1. Tekan Windows + R dan ketik cmd. Klik kanan Command Prompt dan pilih "Run as administrator". 2. Ketik attrib -h -r -s / s / d e *. * Dan tekan Enter. Ganti e dengan huruf drive perangkat di mana Anda ingin memulihkan file pintasan Anda juga dapat menggunakan baris perintah attrib ini untuk membuka file pintasan pada flash disk dengan langkah yang sama. Jika Anda membutuhkan tutorial visual, tonton video tutorial YouTube di bawah ini. Video ini menunjukkan cara memulihkan atau mendapatkan kembali file Anda yang telah terinfeksi oleh file pintasan dari hard disk, USB Flash Disk, kartu memori dan pen drive Anda. Setelah Anda menyelesaikan semua langkah ini, refresh flash disk Anda dan Anda dapat memeriksa file Anda di flash disk. Sekarang Anda dapat dengan mudah menemukan semua file Anda. Metode 2. Tampilkan File Tersembunyi untuk Membuka File Pintasan Seperti yang dikatakan sebelumnya, virus shortcut biasanya menyembunyikan file Anda kemudian mengubahnya menjadi ikon shortcut. Jadi, Anda dapat memulihkan dan membuka file pintasan dengan menampilkan file yang tersembunyi dengan cara berikut. 1. Buka USB Drive Anda. 2. Buka Folder Options. 3. Dalam "Hidden files and folders", klik "Show hidden files and folders". 4. Hilangkan centang pada bagian "Hide protected operating system files". Memasukkan baris perintah secara manual cocok untuk para profesional komputer karena perintah yang salah dapat menyebabkan masalah yang lebih parah. Oleh karena itu, untuk keamanan dan kegunaan, kami sangat menyarankan Anda mencoba alternatif baris perintah otomatis. EaseUS CleanGenius adalah alat praktis yang memungkinkan Anda untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan sistem file, mengaktifkan / menonaktifkan perlindungan tulis, dan pembaruan sistem dengan hanya satu klik saja daripada Anda harus mengetik baris perintah yang rumit. Ikuti langkah-langkah sederhana di bawah ini untuk menampilkan file tersembunyi dengan perangkat lunak yang praktis ini. Langkah 1. Unduh EaseUS CleanGenius Gratis. Langkah 2. Jalankan EaseUS CleanGenius, pilih "File Showing" di panel kiri. Selanjutnya, pilih drive target untuk dipindai. Langkah 3. Setelah proses selesai, klik tombol View untuk memeriksa file yang tersembunyi. Jika kedua solusi ini tidak berhasil, kemungkinan virus / malware telah menghapus file Anda. Dengan cara ini, Anda perlu menggunakan alat pemulihan data yang andal untuk membantu Anda memulihkan file yang terhapus. Metode 3. Cara Memulihkan File Tersembunyi / Dihapus oleh Virus Pintasan Jika kedua cara di atas tidak dapat menampilkan file tersembunyi, atau file yang asli telah dihapus, Anda dapat menggunakan perangkat lunak pemulihan hard disk EaseUS untuk memulihkan file pintasan dengan sukses. Perangkat lunak pemulihan file yang komprehensif ini dapat memulihkan data yang disembunyikan, dihapus, diformat, dan diserang virus hanya dalam tiga langkah. File yang didukung adalah grafik, video, audio, dokumen, email, ZIP, RAR, serta 200+ tipe data lainnya. æŒ‰é’®æ ‡è®° Sekarang, unduh program pemulihan data ini secara gratis. Kemudian, ikuti panduan langkah demi langkah di bawah ini untuk membuka file pintasan secara efektif. 1. Unduh dan instal EaseUS Data Recovery Wizard di komputer Anda. 2. Gunakan alat pemulihan data untuk menemukan dan memulihkan data Anda yang hilang. Pilih lokasi penyimpanan atau folder tertentu tempat dimana data Anda hilang, lalu klik tombol Pindai. 3. Setelah pemindaian selesai, temukan file atau folder yang dapat dipulihkan dalam daftar hasil pemindaian. Pilih file lalu klik tombol Pulihkan. Saat memilih lokasi untuk menyimpan data yang sudah dipulihkan, Anda tidak boleh menggunakan drive tempat asal file tersebut.
Di artikel Mengenal Kelas JColorChooser Di Java, Anda diperkenalkan pada materi dasar program Java tentang kelas JColorChooser. Seperti yang dijelaskan pada artikel tersebut, kelas Java JColorChooser dapat digunakan dengan dua cara yaitu sebagai kotak dialog warna dan sebagai komponen. Di artikel kali ini, Anda diberi contoh program Java kelas JColorChooser yang digunakan sebagai kotak dialog warna. Ketika salah satu tombol button di program diklik, maka kotak dialog warna muncul. Pengguna aplikasi dapat memilih warna yang diinginkan untuk merubah warna latar atau warna teks dan kemudian menekan tombol OK. Baca artikel Menggunakan Kelas JColorChooser Sebagai Komponen 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76// Nama file // JColorChooser sebagai kotak dialog pilihan warna // Mengimpor kelas import import import import // Deklarasi kelas public class DemoJColorChooser extends JFrame { Container kontener; Color warnaKontenerAwal, warnaKontener; Color warnaTeksAwal, warnaTeks; JLabel label; Font modelHuruf; JButton jbtKontener, jbtTeks; JPanel panel; TitledBorder border; // Konstruktor public DemoJColorChooser { modelHuruf = new Font"Tahoma", + 21; label = new JLabel"Pemrograman Bahasa Java", jbtKontener = new JButton"Warna Background"; jbtTeks = new JButton"Warna Teks"; border = new TitledBorder"Tombol Rubah Warna"; panel = new JPanel; GridLayout1, 2; kontener = getContentPane; BorderLayout; new ActionListener { public void actionPerformedActionEvent ae { warnaKontenerAwal = warnaKontener = "Pilihan Warna", warnaKontenerAwal; ifwarnaKontener != null } } ; new ActionListener { public void actionPerformedActionEvent ae { warnaTeksAwal = warnaTeks = "Pilihan Warna", warnaTeksAwal; ifwarnaTeks != null } } ; } // Metoda main public static void mainString[] args { DemoJColorChooser frame = new DemoJColorChooser; DemoJColorChooser"; 150; } } Untuk bisa menggunakan kelas Java JColorChooser sebagai kotak dialog warna, Anda perlu menggunakan metoda showDialog dari kelas tersebut. Kotak dialog warna akan bertindak sebagai modal, artinya Anda tidak dapat berpindah ke jendela window yang lain sebelum kotak dialog warna tersebut ditutup dismissed. Agar kotak dialog pilihan warna bertindak sebagai modal, argumen dari parameter pertama adalah kelas luar parent component. Anda dapat mengakses kata kunci keyword this dari kelas luar menggunakan misalnya Parent component adalah acuan ke jendela dari mana kotak dialog pilihan warna dimunculkan. Dengan argumen pertama adalah parent component, kotak dialog warna akan ditampilkan di tengah jendela dari parent component tersebut. Bila argumen pertama bernilai null, kotak dialok pilihan warna akan ditampilkan di tengah layar.
tombol file button berbentuk kotak dengan warna